Meningkatnya konsumsi makanan yang tidak sehat dan kurangnya olahraga di masyarakat memicu meningkatnya angka penderita DM terutama DM tipe 2 yang jumlahnya 90 – 95% dari seluruh penderita DM. DM juga mempunyai dampak yang serius seperti gagal ginjal, amputasi, kebutaan, penyakit jantung , kecacatan dan kematian.
Sebagai tenaga kesehatan perawat harus mengambil peran penting dalam mencegah terjadinya DM tipe 2 karena penyakit tersebut dapat dicegah.
Terdapat 3 strategi untuk pencegahan terjadinya penyakit DM tipe 2yaitu ; populasi; identifikasi risiko tinggi dan diagnosis segera dan managemen
1. Strategi populasi
Strategi ini bertujuan untuk promosi kesehatan di masyarakat misalnya dengan :
- Memilih makanan yang sehat
- Meningkatkan aktivitas fisik dengan berjalan dan bersepeda , senam pagi , melakukan perawatan rumah setiap hari sehingga dapat mengimbangi kalori yang dikonsumsi
Untuk melaksanakan strategi ini dapat dilakukan dengan penyuluhan atau pendidikan kepada masyarakat bagaimana hidup sehat
2. Strategi Risiko Tinggi
Strategi ini dilakukan untuk mengidentifikasi kelompok masyarakat yang berisiko terkena penyakit DM di masa yang akan datang atau 10 tahun kedepan.
Hal ini dapat dilakukan dengan pemeriksaan pada masyarakat yang mempunyai risiko seperti :
- Umur
- BMI Kg/ m2
- Lingkar lengan
- Glukosa plama ,0h
- Glukosa plasma ,2 jam pp
- Serum insulin
- Koleterol total
- HDL Cholesterol
- Triglycerides
- Tekanan darah sistolik
- Tekanan darah diastolik
- Sindrom metabolik
Setelah diketahui orang yang berisiko maka dapat dilakukan konsultasi di puskesmas atau pelayanan kesahatan .
3. Strategi Diagnosa segera dan managemen
Diagnosa segera bertujuan untuk mengidentifikasi orang dengan diabetes tipe 2 segera diberikan pengobatan tanpa penundaan. Mencegah komplikasi yang berat
PERAN PERAWAT
Peran perawat diantaranya:
- Memberikan pendidikan keseahatan dan informasi di puskesmas dalam melaksakan strategi populasi
- Melakukan screening orang yang berisiko terkenan dan selanjutnya diberikan informasi yang akurat dan sistematik
- Topik pendidikan kesehatan yang dapat diangkat diantaranya :
o Sindrom metabolic
o Diabetes tipe 2
o Penyakit jantung
o Pentingnyan kesehatan
o Pengobatan
o kontrol berat badan
o Makanan yang sehat
o Waktu makan
o Alcohol
o Perubahan gaya hidup
o Sikap
o Stress
o Pentingnya latihan atau olah raga
o Kebiasan latihan atau olah raga
Mencegah lebih baik daripada mengobati
Pendidikan Kesehatan Pada Pasein Diabetes(Perencanaan Diet)
Posted by NEO-PADEMEN Labels: Diabetes mellitusDiet yang sehat membantu dalam mengontrol dan mencegah diabetes
Diabetes
Tubuh terdiri dari jutaan sel yang membutuhkan energy untuk menjalankan fungsinya. Beberapa makanan yang kita makan akan dirubah menjadi gula atau dikatakan glukosa. Glukosa dapat masuk kedalam sel tergantung pada 2 kondisi .
Sel harus mempunyai cukup pintu disebut reseptor . dan zat insulin harus tersedia untuk membuka dari reseptor tersebut. Dengan cukup reseptor dan insulin untuk membukanya, glukosa masuk kedalam sel dan digunakan untuk membuat energy, tanpa energy semua sel akan mati
Insulin ada hormone kimia yang dibentuk di pankreas. Kadar insulin dalam darah berubah tergantung kepada banyaknya glukosa dalam darah.
Diabetes adalah penyakit dimana sel sulit mendapatkan glukosa yang dibutuhkan untuk energy
Diabetes tipe 1 terjadi dimana sel pankreas sel pembuat insulin rusak. Diabetes tipe 1 kekurangan insulin, yang menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi.
Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh cukup insulin tetapi tidak cukup reseptor dalam sel yang mengijinkan glukosa masuk. Hal ini mengakibatkan kadar gula dalam darah tinggi juga.
Diet dan diabetes
Kesehatan dan keseimbangan sangat penting bagi setiap orang , tetapi lebih penting bagi penderita diabetes.
Anda dapat mengontrol kadar gula secara baik jika anda :
- Mempertahankan berat badan optimal
- Memperhatikan apa yang anda makan
- Mempertimbangkan berapa banyak yang anda makan
Petunjuk diet untuk penderita diabetes
1. Makan makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh, jika anda makan lebih dari kebutuhan tubuh, kelebihan kalori akan disimpan dalam bentuk lemak.
2. Banyak mengkonsumsi buah – buahan dan sayuran .
3. Diet rendah lemak dan kolesterol
4. Konsumsi makan makanan dan minum dalam jumlah tidak berlebihan, khususnya permen, pencuci mulut, minuman yang manis, asin dan alcohol.
5. Hentikan merokok
Jumlah menu makanan tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan dan aktivitas fisik.
Kadar gula darah
Yang penting cek kadar gula darah secara teratur . lebih sering dilakukan pengecekan pada saat menjalani program diet, banyak aktivitas dan selama sakit.
Untuk lebih tepat tentunya konsultasi pada ahli diet.
Manfaat aktivitas fisik adalah :
- Menurunkan semua penyebab kematian
- Menurunkan risiko penyakit jantung koroner, stroke dan serangan jantung
- Menurunkan tekanan darah
- Menurunkan berat badan bagi yang obesitas dan mempertahankan berat badan normal
- Mencegah peyakit Diabetes tipe 2
- Mencegah osteoporosis
- Meningkatkan kelenturan dan kekuatan
- Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri
Intensitas dan jenis aktivitas fisik
Tingkat Ringan : Berjalan lambat, berkebun, pekerjaan rumah ringan , golf, memancing
Tingkat Sedang : Pekerjaan rumah berat (membersihkan rumah), berkebun (menggali), sepak bola, tenis, bersepeda, berenang, aerobic pada tingkat ada tahanan nafas dan merasakan hangat
Tingkat Berat Berat : Aktivitas pada tingkat mengeluarkan keringat banyak dan tahanan nafas seperti berlari, sepak bola, aerobic, bersepeda, fitness
Lama dan frekuensi
American College of Sport Medicine (ACSM) tahun 1978 adalah 3 sesi 20 -40 menit intensitas berat pada setiap minggunya, direvisi tahun 1994 menjadi 30 menit aktivitas sedang setiap hari.
UK HEA (Health Education Authority ) menganjurkan aktivitas sedang 30 menit atau lebih 5 hari atau lebih pada setiap minggunya.
Kontraindikasi
Penderita DM harus melakukan medical cek up sebelum membuat program aktivitas untuk menghindari komplikasi seperti hipoglikemia, adanya keton, proliferative retinopathy¸mikroangiopathy, nepropathy dan penyakit jantung.